Rabu, 06 Oktober 2010

Permintaan Maaf Dari Hati

hilang sudah per-bendaharaan kata...
hanya ingin mengucapkan maaf dari hati...
karena ada kata yang menyakiti...
orang-orang yang kusayangi...

ingin ber-teriak...
tapi lidah terasa kelu...
ingin ber-lari
tapi kaki terbelenggu...

maaf ini datangnya dari dalam hati...
semoga dapat diterima dengan ikhlas...

Selasa, 05 Oktober 2010

ada doa dalam tiap malamku


... saat ku tuliskan kalimat ini,
di sini malam terasa begitu dingin membungkam...

...menusuk relung badan sampai ke sumsung tulang


aku tak tahu,

kenapa ku belum bisa pejamkan mata

saat ku teringat dirimu,
....dan ingin pastikan bahwa dirimu telah istirahat,

....dalam peluk selimut hangat penuh kebahagiaan


memang ada sedikit gemercik hujan,

...yang begitu syahdu membisikan namamu

...memanggil - manggil dalam kidung penuh kerinduan

haruskah ku membeku di balik payung kerinduan ?
...mendung dan buram...tanpa cahaya kepastian


dalam pinta sebelum tidurku
aku
memohon dan memohon kebahagiaanmu
...sampai ku merasa yakin,

...kau telah terlelap dalam nikmat kabut malam


setelah itu,

baru kuselimuti hatiku...

mencoba istirahat dalam tatap sendu karena rindu

rindu yang tak kenal ujung jalan

rindu yang tak pernah bertepi


...
selimutilah hatimu dengan penuh cinta,

jelang harimu dengan cahaya optimis yang senantiasa terpancar

kejar cita - cita sebatas kemampuan yang bisa kita capai
bukan untuk membatasi...
tapi ada realitas terukur yang perlu dipertimbangkan


satu hal yang pasti...

aku ingin selalu melihatmu tersenyum bahagia...

berulang kali kalimat ini kupanjatkan

beribu malam menjadi saksi permohonan

segenggam hasrat yang terpendam dalam jiwaku

karena rasa sayangku agar menjadi semangat hidupmu...

semangat untuk melangkah dan menjalani segalanya...

baru hidupku kan tenang...

meski harus pergi tuk selamanya...


biarlah air mataku tumpah,

asal tumpahannya bisa menyuburkan semangat hidupmu

biarlah senyumku hilang terampas,

...asal kau bisa tersenyum selamanya

06.10.10 - rabu dini hari

Jumat, 24 September 2010

hening

hanya ingin ter-tidur...
hanya ingin ter-diam...
memaknai proses yang sedang ber-jalan...
mengambil hasil yang telah disemai...

Minggu, 12 September 2010

ejnoy it


mengalami sedikit sandungan dalam hidup... ini dan itu terkadang terlihat sama... apapun yang menjadi pilihan... "just enjoy it" Karena perjalanan masin panjang... anggap itu sebuah pertunjukan... "just enjoy it" ... karena dalam perjalanan yang dilalui... pasti akan ada yang menemani... jangan takut... "just enjoy it"

*picture diambil menjelang malam di pinggir kota metro

Minggu, 22 Agustus 2010

Di Sini Aku Selalu Menanti


.... malam ini kesunyian meronta-ronta dalam diri ini.. lalu ku titipkan sebuah impian tuk menatap sebuah nama.. namun hanya ada kamar sepi yang menjadi saksi... perlahan ku rebahkan tubuh lesu ke peraduan sejuk... ...dingin... sedingin hati ku yang pasrah dalam penantian lalu ku terlelap dalam kegelisahan ...air mata menetes tanpa dapat ku tahan... disaat itu rindu datang bertandang... ...betapa ku ingin kau hadir di sisiku... tuk menuntun jalanku yang mulai tertatih - tatih.... ...inikah akhir perjalananku... berjalan dalam sandaran kerinduan yang rapuh ...serapuh kayu tua yang lapuk dimakan rayap dengan beberapa cendawan yang menghiasi keriput tua nya
aku hanya bisa menatap kosong....
sebuah wajah yang terlukis di balik awan ...sebuah sorot mata sendu di semak ilalang sebuah asa di bongkah harap yang pernah hilang .... dalam lelapnya tidurku... aku bermimpi ketika kita berjalan di sepanjang pesisir indah itu.... melihat lukisan pelangi tak bertepi dengan hembusan angin pantai yang sepoi - sepoi dan kau pun bersandar dibalik batang nyiur... ...ketika kau katakan lelah.... tapi disana tak ada angkutan kota... kecuali uluran tanganku tuk menuntun tanganmu kau pun tersenyum... ya... ...senyum itulah yang kunantikan.... senyum kebahagiaan yang muncul dari lubuk hati yang terdalam
tapi sayang....
baru saja ku ingin katakan sesuatu... ...kau pun berlari pergi..... aku berlutut memohon padamu... dengan persembahan ilalang putih sebagai simbol kasih tulusku ...tapi sayang kau tetap pergi.... tanpa pamit....tanpa kata...dan tanpa alasan.... aku merasa bersalah dan tak tahu harus berbuat apa.... kecuali lelehan air mata yang simpati pada diri dan bersyukur... ...karena itu hanya ada dalam mimpi... semoga kau pun takkan pernah pergi lagi.... tuk tinggalkan aku sendiri di kamar sunyi ...kalau kau tahu....
.....di sini aku selalu menanti.....

Rabu, 18 Agustus 2010

Indosat Blackberry Turun Harga....


Bagi PENGGUNA INDOSAT BLACKBERRY, ada kabar baik neh! HARGA LAYANAN BIS TURUN ABIS! Huehehehehe.... Harga berlaku untuk selama-nya (berdoa aja turun lagi) ;))

CEKEDOT!

No

Nama Paket

Tarif Baru

1

BLACKBERRY REGULAR (khusus pelanggan
MATRIX pascabayar)

Rp110.000 per bulan (plus ppn)

2

Paket BIS (BlackBerry Internet Service) Harian

Rp5.000 per hari (plus ppn)

3

Paket BIS (BlackBerry Internet Service) Mingguan

Rp30.000 per minggu (plus ppn)

4

Paket BIS (BlackBerry Internet Service) Bulanan

Rp120.000 per bulan (plus ppn)

5

Paket BlackBerry Gaul Harian

Rp2.000 per hari (plus ppn)

6

Paket BlackBerry Gaul Mingguan

Rp15.000 per minggu (plus ppn)

7

Paket BlackBerry Gaul Bulanan

Rp45.000 per bulan (plus ppn)

8

Paket BlackBerry Mail & Chatting Harian

Rp2.000 per hari (plus ppn)

9

Paket BlackBerry Mail & Chatting Mingguan

Rp 15.000 per minggu (plus ppn)

10

Paket BlackBerry Mail & Chatting Bulanan

Rp 45.000 per bulan (plus ppn)


Selain berita turun harga, Indosat juga mengumumkan bahwa kapasitas link BlackBerry ke RIM sudah naik menjadi 1Gbps. Yipiiiiiiiiiiiiiiiiiii.... *guling guling*

tapi kenapa setiap BBM-an selalu lama diterima yah *huaa huaa huaa*

Rabu, 14 Juli 2010

Perasaan Lagi Dangdut!


Ada saatnya aku sangat merindukanmu
Ada saatnya ku berfikir sedang apa kau di sana ?
Sebait tanya sedikit menggoda....
Adakah rindumu untukku ?
Kuharap ini semua hanya soal waktu...

....

Aku sangat merindukanmu....
Aku rindu peluk eratmu
Aku ingin memberikan sesuatu untukmu
Adakah kesempatan itu masih diharapkan...

....

Haruskah ku berjalan di pematang tanpamu
haruskah ku mencari yang lain?
Dimanakah bisa ku dapatkan ?
Hanya engkau yang bisa...
...yang pasti aku selalu merindukanmu