Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUISI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Mei 2008

Rembulan...

sekali lagi kunikmati sang rembulan malam....
tadi malam ketika mata susah untuk terpejam...
ditemani bintang yang bersinar terang...
kududuk sendiri diatas genteng orang...

tak lama datang orang...
tak lain tak bukan teman seperjuangan...
yang mungkin sedang bingung masalah percintaan...
agh, ternyata ini masalah setiap orang...

nanti malamku berencana duduk lagi diatas genteng orang...
hanya ingin menikmati indahnya rembulan berulang ulang...
sayang disayang ku hanya menikmati seorang...
andai ber-2 pasti akan lebih baik kata orang...

untuk semua orang...
baik yang sedang bekerja atau duduk menghabiskan malam...
atau tiba tiba terjaga di gelapnya malam...
coba renungkan redupnya sang rembulan malam..

akhir kata ku ucapkan selamat malam...

Selasa, 06 Mei 2008

.......

Sahabat...
Malam tadi kau hadir dalam mimpiku
Menyelusup di antara ruang hampa penuh makna
...ada hal yang kau bisikan....
Dan telingaku masih mengiang hingga saat ini
Ada sebuah getaran sukma dari lubuk yang terdalam
Penuh tanya ...dan rasa lelah...yang sangat...sangat melelahkan
Tampaknya kau ingin bersandar....
...tapi sayang kau tak temukan sandaran yang tepat
Tampaknya kau ingin menangis....
...tapi kau belum temukan jemari tuk hapuskan air matamu
Kau berkeluh kesah dalam diam...
Kau tampak lelah dalam bimbang....
Kau ingin berteriak ...bebas...dan merdeka....
...tapi kau segera sadari semua...dan kau pun tertunduk diam

Sahabat...
Tahukan ...bahwa di tengah perbukitan gundah nan gersang...
Di sanalah aku menunggumu di bawah pohon pisang
Telah ku siapkan sekepal nasi yang masih kumiliki
Dan semangkok air kelapa untuk kita
...ya semua untuk kita...
...dan semua itu masih utuh tersimpan di sini
Tak ada sebutir nasipun yang telah kumakan...
Tak ada setetes air pun yang telah kuminum...
...karena aku sangat menyadari...
Bahwa itu semua adalah miliki kita
Dan aku ingin memakan dan meminumnya bersama
Kita lapar dan dahaga dalam kebersamaan
Lapar memang menanti hadirmu...
...tapi di tengah lapar itulah kutemukan arti suatu pengorbanan
Dahaga memang menanti senyummu...
...tapi di tengah dahaga itulah kutemukan arti sebuah kesetiaan

Sahabat....
Aku mencoba berjalan sendiri menelesuri air yang mengalir
Tuk temukan sebuah jawaban yang sering ku tanyakan
Semakin ku cari semakin sulit ku temui
...dan manakala aku terhenti lelah...kau hanya tersenyum tanpa sapa
Aku bukanlah kamu...
Dan kamupun bukanlah aku....
...karena aku dan kamu telah berujud menjadi satu
Kita tidak akan mengerti jika kita tak berusaha tuk mengerti
Kita tidak akan pernah tahu...
...kalau kita tidak mau tahu
Kenalilah jiwa kita...

Sabtu, 03 Mei 2008

Begadang

sudah dua malam ini begadang...
mata terpejam walau terkadang...
ada banyak lintas bayang bayang...

Aih...
jangan begadang...
orang tua bilang...
bisa bikin badan meriang...

uang dicari sampai meradang...
orang tersayang...
sampai terlupa kadang...

Aih...
jangan lupa orang tersayang...
luangkan waktu untuk bertandang...
atau sekedar sapa tanda kasih sayang...